Sejumlah calon penumpang pesawat berjalan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (19/7/2022). | ANTARA FOTO/FAUZAN

Wisatawan asal Malaysia menjadi penyumbang terbesar kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada Mei 2026. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah pelancong dari negara tersebut melonjak 43,4% dibandingkan April, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pasar wisata asing utama bagi Indonesia.

Lonjakan itu terjadi ketika kunjungan wisatawan asing ke Indonesia juga terus meningkat. Sepanjang Mei 2026, total kunjungan wisman mencapai 1,38 juta, naik 10,69% secara bulanan dan tumbuh 5,83% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menjelaskan wisatawan Malaysia mendominasi kedatangan melalui pintu masuk utama Indonesia. Di bawah Malaysia, Australia dan Singapura menjadi negara asal wisman terbesar berikutnya.

“Pemegang paspor Malaysia sebesar 21,58%, Australia sebesar 11,22%, dan Singapura sebesar 9,89%,” kata Ateng dalam konferensi pers, Selasa (1/7).

Selain mencatat kenaikan bulanan sebesar 43,4%, jumlah wisatawan asal Malaysia juga meningkat 25% dibandingkan Mei 2025. Tren positif juga terlihat pada kunjungan wisatawan dari Singapura. Jumlah kedatangannya naik 22,71% dibandingkan April dan tumbuh 8,19% secara tahunan.

Secara kumulatif, BPS mencatat Indonesia menerima 6,07 juta kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang Januari hingga Mei 2026. Angka tersebut meningkat 7,68% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ateng menyebut capaian itu menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir setelah sektor pariwisata sempat tertekan akibat pandemi.

“Capaian kunjungan wisatawan asing Januari sampai dengan Mei 2026 ini merupakan yang tertinggi sejak tahun 2020,” ujar Ateng.

Aktivitas perjalanan di dalam negeri juga menunjukkan pertumbuhan. Pada Mei 2026, jumlah perjalanan wisatawan domestik mencapai 106,16 juta perjalanan, meningkat 8,83% dibandingkan April dan naik 8,69% dibandingkan Mei tahun lalu.

Sepanjang Januari-Mei 2026, total perjalanan wisatawan domestik tercatat 523,2 juta perjalanan atau tumbuh 2,86% dibandingkan periode yang sama pada 2025.