![]() |
| Pertemuan tingkat kerja para pemimpin dunia dalam ajang KTT G7 yang diselenggarakan di Évian-les-Bains, Prancis. |
Pemimpin negara-negara Kelompok Tujuh (G7) sepakat memperkuat pertahanan udara Ukraina dan memperketat sanksi terhadap sektor energi Rusia. Keputusan dalam Konferensi Tingkat Tinggi G7 di Evian-les-Bains, Prancis, ini menandai babak baru dukungan Barat, seiring langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mulai mengalihkan fokus dari krisis Iran ke perang Rusia-Ukraina.
Trump tiba di pertemuan tersebut pada Senin dengan membawa bekal kesepakatan gencatan senjata Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz. Keberhasilan meredakan tensi di Timur Tengah ini membuatnya lebih leluasa menengok kembali konflik di Eropa Timur, isu yang sempat tergeser dari prioritas kebijakan luar negerinya sejak krisis Iran memanas pada awal 2026.
Setelah mengikuti sesi kerja bersama Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy selama lebih dari satu jam pada Selasa, Trump memberikan sinyal keterbukaan untuk mengupayakan resolusi konflik.
"Mungkin kita bisa melakukan sesuatu," kata Trump merujuk pada situasi di Ukraina, seperti dilaporkan France 24.
Kepada wartawan, Trump menyebut G7 telah melangsungkan pertemuan yang "sangat baik" dengan Zelenskyy, merujuk pada laporan Associated Press. Diskusi tersebut berlanjut dalam pertemuan tertutup antara Trump, Zelenskyy, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron di sela-sela KTT.
Pertemuan G7 kali ini dirancang secara cermat oleh Macron selaku tuan rumah. Ia menyusun jadwal agar pembahasan krisis Ukraina mendapat panggung utama pada pagi hari, sebelum beralih ke isu stabilitas Timur Tengah bersama para pemimpin Mesir, Qatar, dan Uni Emirat Arab pada sore harinya. Manuver diplomatik ini memberi celah bagi sekutu Eropa untuk mendesak keterlibatan AS yang lebih dalam di Ukraina, tanpa mencederai klaim kemenangan Trump atas kesepakatan Iran yang terus ia banggakan sepanjang pertemuan.
Tekanan terhadap Moskwa kini dipastikan meningkat. Para diplomat mengungkapkan kepada Politico bahwa G7 telah mencapai kesepakatan luas untuk menyasar langsung sektor minyak dan gas alam Rusia lewat sanksi baru. Langkah ini merupakan putar balik bagi Washington.
Beberapa bulan lalu, AS sempat menangguhkan sejumlah sanksi minyak Rusia demi menjinakkan harga energi global yang melonjak akibat disrupsi konflik Iran.
Selain memukul ekonomi Rusia, forum menyepakati posisi bersama untuk memasok lebih banyak sistem pertahanan udara dan perlengkapan pelindung bagi Kyiv. Kesepakatan di Evian-les-Bains mengonfirmasi bahwa aliansi Barat belum mengendurkan komitmen mereka.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney memastikan G7 tetap berdiri rapat di belakang Ukraina. "Angin sedang berpihak," ujar Carney usai pertemuannya dengan Zelenskyy.
0Komentar