![]() |
| Orang-orang berjalan melewati sebuah halte bus yang menampilkan angka utang nasional Amerika Serikat di Washington, DC pada 7 Oktober 2025. Foto: AFP |
Lonjakan utang nasional Amerika Serikat mendekati US$39 triliun mendorong pemerintah membuka kembali skema kontribusi publik untuk membantu mengurangi beban fiskal. Program ini memantik kritik, terutama dari kalangan pelaku kripto yang menilai langkah tersebut tidak menyentuh akar persoalan.
Departemen Keuangan AS menyediakan kanal donasi melalui program “Gifts to Reduce the Public Debt” yang telah ada sejak 1961. Masyarakat dapat menyumbang lewat berbagai metode pembayaran, mulai dari transfer bank hingga platform digital seperti PayPal dan Venmo. Informasi ini dikutip dari laporan Yahoo Finance.
Kebijakan ini muncul di tengah tekanan fiskal yang terus meningkat. Dalam satu dekade terakhir, utang AS melonjak tajam dari sekitar US$19,59 triliun pada 2010. Lembaga Committee for a Responsible Federal Budget memperkirakan dinamika kebijakan terbaru berpotensi memperburuk situasi.
CRFB menyoroti putusan Mahkamah Agung terkait kebijakan tarif Presiden Donald Trump yang dinilai bisa memangkas penerimaan negara hingga US$1,7 triliun sampai 2036. Proyeksi itu membuka kemungkinan utang melonjak ke US$58 triliun, setara sekitar 125% dari PDB dalam sepuluh tahun ke depan.
Di tengah upaya tersebut, kritik datang dari komunitas kripto. CEO JAN3, Samson Mow, menilai kontribusi publik tidak akan berdampak signifikan terhadap struktur utang negara.
Ia membandingkan mekanisme donasi itu dengan praktik burning dalam ekosistem Bitcoin, yakni penghapusan aset dari peredaran. “Langkah seperti ini tidak memberikan dampak berarti pada sistem keuangan berbasis fiat,” ujarnya.
Pandangan serupa berkembang di kalangan pelaku kripto yang melihat dolar AS rentan tergerus inflasi dan ekspansi moneter. Mereka menilai aset dengan suplai terbatas seperti Bitcoin memiliki karakteristik berbeda dalam menjaga nilai.
Di Kongres, Cynthia Lummis mendorong pembahasan RUU BITCOIN Act. Regulasi ini bertujuan membentuk cadangan strategis Bitcoin di tingkat federal sebagai salah satu opsi menghadapi tekanan utang. Hingga kini, pembahasannya belum menunjukkan perkembangan berarti.
0Komentar