Seorang wanita Prancis dinyatakan positif hantavirus dan kondisinya terus memburuk setelah dievakuasi dari kapal pesiar MV Hondius, kapal yang menjadi pusat wabah virus Andes langka yang telah menewaskan tiga penumpang. Kasusnya memantik langkah penahanan wabah baru di Paris, sementara puluhan orang kini menjalani karantina di Inggris, Prancis, dan Kanada.
MV Hondius bertolak dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April. Sejak wabah teridentifikasi, tiga penumpang sepasang suami istri asal Belanda dan seorang wanita asal Jerman dinyatakan meninggal dunia. Setidaknya sembilan kasus terkonfirmasi atau terduga telah dilaporkan di berbagai negara.
Inggris: Kembali ke Arrowe Park
Dua puluh warga negara Inggris, satu warga negara Jerman yang berdomisili di Inggris, dan satu penumpang Jepang diterbangkan dari Tenerife dengan penerbangan medis charter setelah dinyatakan negatif sebelum turun dari kapal. Mereka tiba di Rumah Sakit Arrowe Park, Wirral, Merseyside, pada Minggu untuk menjalani observasi 72 jam, yang akan dilanjutkan dengan isolasi mandiri 45 hari. Seluruhnya dilaporkan tidak bergejala.
Fasilitas di Wirral bukan nama baru dalam penanganan wabah, rumah sakit yang sama dipakai untuk mengkarantina warga Inggris yang kembali dari Wuhan pada awal pandemi Covid-19 tahun 2020.
Janelle Holmes, kepala eksekutif Wirral University Teaching Hospital NHS Foundation Trust, memastikan dalam surel kepada para staf bahwa siapa pun yang menunjukkan gejala tidak akan dikirim ke sana.
"Tidak ada orang yang menunjukkan gejala apapun yang akan dipindahkan ke sini," tulisnya, seraya menambahkan bahwa pasien yang jatuh sakit akan dialihkan ke fasilitas lain. UK Health Security Agency menyatakan risiko bagi masyarakat umum "tetap sangat rendah."
Prancis: Satu positif, empat diperpanjang rawatnya
Lima penumpang asal Prancis tiba di Paris pada Minggu. Salah satu dari mereka mengalami gejala di tengah penerbangan repatriasi, Perdana Menteri Sébastien Lecornu mengumumkan hal ini melalui X. Kelimanya langsung diisolasi ketat di Rumah Sakit Bichat, Paris utara.
Senin pagi, Menteri Kesehatan Stéphanie Rist mengonfirmasi lewat radio France Inter bahwa wanita tersebut positif hantavirus. "Kondisinya memburuk semalaman," kata Rist.
Keempat warga Prancis lainnya kini ditahan di rumah sakit "hingga pemberitahuan lebih lanjut," dengan masa rawat minimum 15 hari. Dua puluh dua orang tambahan telah diidentifikasi sebagai kontak erat di Prancis.
Lecornu mengeluarkan dekret pada Senin (11/5) yang mewajibkan isolasi bagi kontak erat dan mengharuskan siapa pun yang pernah berada dalam penerbangan repatriasi untuk segera melapor ke otoritas kesehatan.
Kanada: Isolasi di British Columbia
Empat warga negara Kanada dari kapal yang sama mendarat di Bandara Internasional Victoria, British Columbia, Minggu malam, setelah penerbangan charter yang melewati Quebec. Keempatnya tidak menunjukkan gejala dan langsung dibawa ke akomodasi yang telah disiapkan untuk isolasi minimal 21 hari dan bisa diperpanjang hingga 42 hari tergantung perkembangan kondisi mereka.
Petugas Kesehatan Provinsi British Columbia, Dr. Bonnie Henry, menegaskan tidak akan ada kontak sama sekali antara keempat orang itu dengan masyarakat umum.
"Kami memastikan mereka tidak akan bersentuhan dengan masyarakat umum sama sekali, baik selama proses kedatangan maupun selama masa isolasi," ujar Henry.

0Komentar