Formasi latihan angkatan laut gabungan yang melibatkan USS Nimitz (CVN-68) dan kapal perusak dari Korea Selatan, seperti ROKS Yulgok Yi I (DDG-992), serta kapal dari Angkatan Laut Jepang, seperti JS Umigiri. | U.S. NAVY

Kelompok gugus tempur kapal induk China, Liaoning, kini beroperasi di Laut Filipina, bersamaan dengan kapal induk Amerika Serikat USS George Washington yang tengah menjalani latihan sertifikasi penerbangan di kawasan yang sama.

Kantor Staf Gabungan Jepang mencatat, Liaoning bersama sejumlah kapal pengawal terpantau sekitar 880 kilometer barat daya Pulau Okinotori, wilayah paling selatan Jepang. Armada itu terdiri dari kapal penjelajah CNS Wuxi, kapal perusak CNS Kaifeng, fregat CNS Luohe, dan kapal pendukung tempur cepat CNS Hulunhu. Pada Selasa (26/5), Liaoning dilaporkan USNI tengah menjalankan operasi penerbangan di kawasan tersebut.

Angkatan Laut China menyebut pengerahan ini sebagai latihan rutin sesuai rencana tahunan, mencakup latihan penerbangan jarak jauh, tembak langsung, dukungan tempur, serta pencarian dan penyelamatan terpadu guna meningkatkan kesiapan tempur.

Peta operasi gugus tempur kapal induk China dan Amerika Serikat di Laut Filipina, Mei 2026. Kapal induk CNS Liaoning dan USS George Washington terpantau beroperasi di kawasan Pasifik barat dalam periode yang hampir bersamaan.

Gugus tempur Liaoning diperkirakan masuk ke Laut Filipina lewat Selat Luzon yang mengapit Filipina dan Taiwan. Taiwan mengaku telah mendeteksi keberadaan armada itu di Pasifik Barat, meski hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Manila maupun Taipei soal lintasan kapal induk tersebut.

Jepang merespons dengan mengerahkan kapal perusak JS Asahi untuk membayangi pergerakan gugus tempur China itu.

USS George Washington bertolak dari Yokosuka, Jepang, pada Sabtu lalu. Skuadron udara Carrier Air Wing 5 milik AS kini menjalani latihan di sekitar Pulau Kyushu hingga 30 Mei, sebelum kapal induk itu langsung memulai patroli regionalnya. 

Kapal penjelajah USS Robert Smalls lebih dahulu meninggalkan Yokosuka sebelum George Washington berlayar, dan kemungkinan sedang menjalani patroli terakhirnya di Jepang sebelum dipindahkan ke San Diego, California.

Jarak antara kedua kapal induk diperkirakan 1.500 hingga 2.000 kilometer, cukup jauh untuk bukan sebuah konfrontasi, namun cukup dekat untuk saling menyadari kehadiran satu sama lain dalam satu zona operasi yang sama di Pasifik barat.