![]() |
| Screenshot siaran langsung 4 Astronot di Artemis II. | YOUTUBE/NASA |
Tiga hari setelah peluncuran dari Florida, kru misi Artemis II milik NASA telah melampaui titik tengah perjalanan menuju bulan—penerbangan berawak pertama ke arah tersebut dalam lebih dari setengah abad.
Wahana Orion, yang dijuluki “Integrity”, berada lebih dari 152.000 mil dari Bumi dan melaju dengan kecepatan lebih dari 2.600 mil per jam saat mendekati lintasan bulan. Empat astronaut di dalamnya—Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen—diluncurkan pada 1 April menggunakan roket Space Launch System dari Kennedy Space Center.
Misi ini menandai kembalinya manusia ke jalur bulan sejak Apollo 17 pada Desember 1972, sekaligus menjadi uji coba pertama wahana Orion dengan awak manusia.
Setelah sekitar satu hari mengorbit Bumi untuk menguji sistem, kru menyalakan mesin utama pada 2 April dalam manuver translunar injection yang mengarahkan pesawat keluar dari gravitasi Bumi.
Pengendali penerbangan di Johnson Space Center di Houston melaporkan lintasan Orion sangat akurat hingga pembakaran koreksi jalur pertama dibatalkan. Penyesuaian lintasan berikutnya dijadwalkan dilakukan menjelang pendekatan ke bulan.
Kru dijadwalkan melintas dekat permukaan bulan pada 6 April. Mereka akan menghabiskan sekitar enam jam mengamati dan memotret kawah, aliran lava, serta struktur geologi lainnya. Agenda pengamatan juga mencakup fenomena gerhana matahari yang terlihat dari wahana.
Seiring mendekat, salah satu astronaut melaporkan pemandangan bulan mulai terlihat jelas dari dalam kapsul. “Kami saat ini dapat mengamati bulan melalui palka dok. Pemandangannya sangat menakjubkan,” ujarnya.
Penerbangan ini juga mencatat sejumlah tonggak. Christina Koch menjadi perempuan pertama yang melampaui orbit rendah Bumi, sementara Jeremy Hansen menjadi warga Kanada pertama yang meninggalkan orbit tersebut.
Alih-alih mendarat, Orion akan mengitari bulan dan melintas di sisi jauhnya sebelum kembali ke Bumi. Dalam proses itu, kru diperkirakan mencapai jarak sekitar 252.000 mil dari Bumi—rekor terjauh yang pernah ditempuh manusia.
Misi berdurasi sekitar 10 hari ini menjadi fondasi bagi program Artemis berikutnya. Artemis program menargetkan pendaratan astronaut di bulan pada akhir dekade ini.
Selama perjalanan, kru juga mengirimkan sejumlah foto Bumi dari luar angkasa dalam, termasuk aurora hijau dan batas tajam antara siang dan malam yang terlihat dari jarak ratusan ribu mil.

0Komentar