Bill Gates, pendiri Microsoft dan filantropis terkemuka. | UN PHOTO/FLICKR


Pendiri Microsoft sekaligus filantropis global, Bill Gates, menyatakan penyesalan terbuka atas pertemuannya di masa lalu dengan Jeffrey Epstein, terpidana kejahatan seksual yang meninggal dunia pada 2019. Pernyataan itu muncul setelah otoritas Amerika Serikat merilis dokumen tambahan terkait jaringan Epstein yang kembali menyorot nama sejumlah tokoh dunia, termasuk Gates.

Pernyataan Gates disampaikan dalam wawancara dengan 9News Australia pada Rabu, 4 Februari 2026. Ia menyebut pertemuannya dengan Epstein sebagai keputusan keliru yang tidak seharusnya terjadi. 

“Setiap menit yang saya habiskan bersamanya, saya sesali, dan saya minta maaf karena melakukannya,” ujar Gates dalam wawancara tersebut.

Isu ini kembali menjadi perhatian publik setelah Departemen Kehakiman AS merilis jutaan halaman dokumen investigasi tambahan terkait Epstein pada 30 Januari 2026. Dokumen itu merupakan bagian dari implementasi Epstein Files Transparency Act yang disahkan Kongres pada November 2025 dan ditandatangani Presiden Donald Trump pada 19 November 2025.

Gates menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Epstein terjadi dalam konteks pembahasan filantropi dan potensi pendanaan untuk program kesehatan global. Menurut dia, Epstein saat itu dipandang sebagai figur yang memiliki jejaring luas dengan kalangan kaya yang berpotensi menjadi donor bagi Gates Foundation.

Disisi lain, pertemuan tersebut berlangsung setelah Epstein dijatuhi hukuman di Florida pada 2008 atas kasus meminta prostitusi dari anak di bawah umur. Gates mengakui bahwa fakta itu seharusnya menjadi pertimbangan utama sebelum menjalin kontak lebih lanjut.

Dalam wawancara yang sama, Gates menegaskan bahwa rencana dukungan dana melalui koneksi Epstein tidak pernah terwujud. Ia juga menyatakan tidak pernah terlibat dalam aktivitas pribadi di luar pertemuan makan malam yang bersifat formal.

Kronologi hubungan Gates–Epstein

Berdasarkan dokumen dan laporan media, Gates pertama kali bertemu Epstein pada 2011. Pada Februari tahun itu, Epstein mengirim email kepada pihak lain yang menyebut undangan ke Seattle untuk bertemu Gates. Sejak saat itu, keduanya tercatat bertemu beberapa kali.

Pertemuan tersebut termasuk tiga kali kunjungan Gates ke rumah Epstein di New York. Selain itu, Bill dan Melinda Gates juga bertemu Epstein di kediamannya di Upper East Side pada September 2013.

Lebih jauh, Gates menyatakan bahwa setiap pertemuan hanya melibatkan diskusi dengan Epstein secara langsung. Ia membantah pernah menghadiri pesta atau acara lain yang kerap dikaitkan dengan Epstein.

Klaim donasi ke MIT Media Lab

Kontroversi lain mencuat terkait klaim Epstein pada 2014 yang menyebut dirinya mengatur donasi anonim senilai US$2 juta dari Bill Gates ke MIT Media Lab. Email internal MIT pada Oktober 2014 menunjukkan direktur MIT Media Lab saat itu, Joi Ito, menulis, “Ini adalah hadiah US$2 juta dari Bill Gates yang diarahkan oleh Jeffrey Epstein.”

Investigasi internal MIT kemudian menyatakan tidak ditemukan bukti bahwa dana tersebut berasal dari Epstein. Meski begitu, menurut sejumlah sumber di MIT, donasi tersebut dipersepsikan sebagai uang Epstein, dengan peran Epstein dalam mengarahkan penggunaan dana.

Nama Gates juga muncul dalam sejumlah draf email yang ditulis Epstein untuk dirinya sendiri pada Juli 2013. Dalam catatan itu, Epstein mengklaim telah memfasilitasi pertemuan seksual untuk Gates dan membantu pengadaan obat untuk mengobati infeksi menular seksual.

Gates secara tegas membantah seluruh tuduhan tersebut. Ia menyatakan email tersebut tidak pernah dikirim dan isinya palsu. “Saya tidak tahu apa maksud Epstein menulis hal-hal seperti itu,” kata Gates melalui pernyataan resminya.

Juru bicara Gates menyebut klaim dalam dokumen tersebut sepenuhnya salah dan absurd. Menurutnya, catatan itu hanya mencerminkan frustrasi Epstein karena tidak memiliki hubungan berkelanjutan dengan Gates.

Gates juga membantah pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein atau terlibat dalam aktivitas tidak pantas. Ia menegaskan hanya menghadiri makan malam dan tidak pernah bertemu perempuan dalam konteks seperti yang dituduhkan.

Dampak pada kehidupan pribadi

Dokumen dan laporan media menunjukkan bahwa Melinda Gates telah menyampaikan kekhawatirannya terkait hubungan Bill Gates dengan Epstein sejak 2013. Kekhawatiran itu kembali mencuat pada 2019 setelah The New York Times mempublikasikan laporan mengenai pertemuan Gates dan Epstein.

Pada 2017, seorang penasihat Gates bahkan menyampaikan kepada Epstein bahwa Gates ingin berbicara, namun istrinya tidak mengizinkan. Pernikahan Bill dan Melinda Gates yang telah berlangsung selama 27 tahun resmi berakhir pada 2021.

Saat ini, Gates menegaskan fokusnya tetap pada kegiatan filantropi global melalui Gates Foundation, sembari menghadapi sorotan publik yang kembali menguat seiring dibukanya dokumen-dokumen investigasi terbaru terkait Jeffrey Epstein.