Presiden Prabowo Subianto memulai lawatan luar negeri perdana pada 2026 dengan berkunjung ke Inggris dan Swiss. Prabowo bertolak menuju London dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu siang, 18 Januari 2026, sebelum melanjutkan agenda ke Davos untuk menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, selama berada di London Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Raja Charles III. Pertemuan dengan PM Starmer akan membahas kesepakatan kerja sama strategis, terutama di bidang ekonomi dan maritim.
Adapun agenda dengan Raja Charles III difokuskan pada isu pelestarian alam dan lingkungan. Salah satu topik utama adalah konservasi gajah, yang akan dibahas bersama sejumlah tokoh filantropi dunia.
Isu konservasi gajah memiliki latar belakang khusus dalam hubungan Prabowo dan Raja Charles III. Pada pertengahan 2025, Prabowo menyerahkan sekitar 90.000 hektare lahan hutan tanaman industri miliknya di Aceh untuk dijadikan kawasan perlindungan gajah. Langkah tersebut diambil setelah Prabowo menerima surat apresiasi dari Raja Charles III atas komitmennya terhadap konservasi.
Proses penyerahan lahan itu bermula dari permintaan WWF yang mengajukan alokasi 10.000 hektare dari konsesi lahan Prabowo di Takengon untuk konservasi gajah. Prabowo kemudian menawarkan 20.000 hektare dan meningkatkan komitmen tersebut menjadi 90.000 hektare setelah menerima surat langsung dari Raja Inggris.
Selain agenda politik dan lingkungan, kunjungan ke Inggris juga mencakup kerja sama pendidikan tinggi. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mengatakan Presiden Prabowo akan berdialog dengan Russell Group Universities, konsorsium yang menaungi 24 universitas terkemuka di Inggris.
“Jadi Bapak Presiden hanya ingin mendiskusikan dengan yang papan atas. Hanya yang paling top sekali di luar untuk bisa ke Indonesia,” kata Stella di Istana Kepresidenan, 15 Januari 2026.
Usai menyelesaikan agenda di Inggris, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Davos untuk menghadiri World Economic Forum 2026 yang berlangsung pada 19–23 Januari. Dalam forum tersebut, Prabowo direncanakan menyampaikan pidato kunci di hadapan sekitar 61 kepala negara dan pemerintahan serta lebih dari 1.000 peserta, sekaligus melakukan dialog strategis dengan para CEO perusahaan global.
Menjelang keberangkatan, Presiden Prabowo sempat mengadakan pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Halim untuk membahas laporan perkembangan informasi terkini. Keberangkatan Presiden dilepas oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Selvi Ananda, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

0Komentar