![]() |
| VinFast akan menambah jaringan dealer dan bengkel di berbagai wilayah Indonesia pada 2026. | ekon.go.id |
Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, menegaskan rencana ekspansi besar-besaran di Indonesia pada 2026 dengan memperluas jaringan dealer dan bengkel rekanan di berbagai wilayah. Pernyataan itu disampaikan CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, dalam V-Creator Summit 2025 di Badung, Bali, Sabtu (20/12/2025).
Ekspansi jaringan ini merupakan bagian dari strategi VinFast untuk memperkuat kehadirannya di pasar otomotif nasional, menyusul peresmian pabrik perakitan di Subang, Jawa Barat, pada Senin (15/12/2025). Pabrik yang dibangun selama 17 bulan di atas lahan 171 hektare ini menelan investasi sekitar Rp4,8 triliun dan memiliki kapasitas 50.000 unit per tahun, dengan penyerapan awal sekitar 900 tenaga kerja lokal.
Kariyanto menjelaskan, pengembangan jaringan akan mencakup dealer penjualan sekaligus bengkel rekanan agar layanan purna jual dapat menjangkau konsumen lebih merata.
“Kami akan terus berekspansi tahun depan untuk mengembangkan network kami, baik dari sisi dealer maupun tempat workshop atau bengkel rekanan. Itu akan kami perluas ke seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya di sela acara.
Selain ekspansi jaringan ritel, VinFast juga menekankan pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Strategi ini mencakup pembangunan infrastruktur pengisian daya melalui Vigrin, perusahaan afiliasi VinFast, yang direncanakan merambah berbagai daerah, termasuk Bali.
Menurut manajemen, pendekatan ini bertujuan mendukung adopsi kendaraan listrik secara berkelanjutan, bukan hanya mengandalkan produk dan harga.
“Strategi kami masih tetap berfokus pada ekosistem. Jadi tidak hanya product and pricing, tetapi juga penciptaan ekosistem, termasuk charging infrastructure,” kata Kariyanto dalam kesempatan terpisah.
Pada Juli 2025, VinFast menandatangani kerja sama dengan 20 dealer baru yang akan mengoperasikan 38 showroom tambahan. Dengan tambahan itu, total jaringan ritel VinFast ditargetkan mencapai 34 dealer dengan 85 showroom yang tersebar di 19 provinsi dan 41 kota, dan seluruh showroom dijadwalkan beroperasi secara bertahap hingga akhir 2026.
Di pasar, manajemen VinFast memperkirakan kontribusi kendaraan listrik terhadap total penjualan mobil nasional meningkat signifikan, dari kisaran 12–13% pada akhir 2025 menjadi lebih dari 20% pada 2026.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, sepanjang Januari–November 2025 VinFast membukukan penjualan wholesales sebanyak 3.118 unit dan penjualan ritel 2.957 unit.
Sementara laporan PwC Indonesia menunjukkan penjualan kendaraan listrik nasional tumbuh 43,4% secara tahunan pada kuartal I 2025, dengan total 27.616 unit terjual. Pangsa kendaraan listrik dari total penjualan mobil penumpang Indonesia diproyeksikan mencapai 29% pada 2030.
Langkah ekspansi VinFast sejalan dengan upaya pemerintah mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan listrik, mulai dari investasi manufaktur hingga infrastruktur pengisian daya, seiring meningkatnya minat pasar dan target elektrifikasi transportasi nasional.

0Komentar