momen Presiden Prabowo Subianto meninggalkan Brasil setelah kunjungan kenegaraan. | Biro Serpres


Presiden Prabowo Subianto tiba di Pakistan pada Senin (8/12/2025) untuk memulai kunjungan kenegaraan dua hari di Islamabad. Berdasarkan laporan resmi pemerintah Pakistan, kepala negara disambut langsung Presiden Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Muhammad Shehbaz Sharif di Nur Khan Airbase, Punjab. 

Lawatan ini dilakukan setelah Prabowo bertolak dari Aceh usai memimpin penanganan banjir dan longsor di wilayah tersebut, sekaligus menjadi kunjungan presiden Indonesia pertama ke Pakistan sejak 2018.

Perkembangan ini berawal dari undangan resmi pemerintah Pakistan dalam rangka memperingati 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Mengacu pada catatan Kemlu Pakistan, agenda utama mencakup pembicaraan tingkat delegasi dengan PM Shehbaz, pertemuan dengan Presiden Zardari, serta dialog dengan Kepala Staf Angkatan Darat sekaligus Panglima Angkatan Pertahanan, Marsekal Madya Syed Asim Munir. 

Di sisi lain, kedua negara menyiapkan pembahasan komprehensif terkait perdagangan, investasi, pertahanan, kesehatan, teknologi informasi, iklim, pendidikan, dan kebudayaan.

Menurut Kementerian Luar Negeri Pakistan, sejumlah nota kesepahaman disiapkan untuk diteken selama kunjungan ini. Mengacu pada data perdagangan, ekspor Indonesia ke Pakistan periode Januari–Juli 2025 mencapai USD 2,16 miliar, naik 21,83 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Total perdagangan 2024 tercatat USD 4,1 miliar, yang menunjukkan dorongan peningkatan kolaborasi ekonomi menjadi salah satu fokus utama kedua negara.

Dalam keterangan Kemlu Pakistan, kunjungan tersebut juga memiliki makna simbolik karena bertepatan dengan hubungan diplomatik yang terjalin sejak April 1950. 

Jika ditarik ke belakang, Prabowo dan PM Shehbaz telah mengadakan pertemuan bilateral di Kairo pada Desember 2024 untuk membahas penguatan kerja sama ekonomi. Adapun lawatan kali ini menjadi kelanjutan dari upaya diversifikasi kemitraan Indonesia–Pakistan yang telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir.