![]() |
| Presiden Prabowo Subianto menerima anugerah penghargaan Nishan-e-Pakistan dari Presiden Pakistan Asif Ali Zardari atas nama Pemerintah Pakistan. | BPMI Setpres |
Presiden Prabowo Subianto menerima anugerah Nishan-e-Pakistan, bintang kehormatan tertinggi Republik Islam Pakistan, dalam upacara resmi di Istana Kepresidenan Aiwan-e-Sadr, Islamabad, Selasa (9/12). Penyematan dilakukan langsung oleh Presiden Pakistan Asif Ali Zardari, disaksikan Perdana Menteri Shehbaz Sharif serta pejabat kedua negara.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi Indonesia di kawasan Indo-Pasifik dan komitmen memperkuat kerja sama bilateral, menurut keterangan Sekretariat Presiden dan Kementerian Luar Negeri Pakistan.
Kunjungan kenegaraan Prabowo pada 8–9 Desember bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Pakistan. Agenda ini menjadi kunjungan presiden Indonesia pertama dalam tujuh tahun terakhir sejak Presiden Joko Widodo hadir pada 2018.
Di sela pertemuan bilateral di kediaman resmi Perdana Menteri Pakistan, kedua negara menandatangani tujuh nota kesepahaman mencakup pendidikan tinggi, beasiswa, perdagangan, sertifikasi produk halal, pengembangan UMKM, arsip nasional, pencegahan narkoba, dan kesehatan.
Pemerintah menekankan perlunya strategi peningkatan hubungan dagang, terutama karena sekitar 90 persen dari nilai perdagangan USD 4,5 miliar masih didominasi ekspor Indonesia, terutama minyak sawit.
Dalam pernyataan bersama, Prabowo menegaskan kedekatan nilai antara Indonesia dan Pakistan, khususnya dalam pandangan keagamaan.
“Kita memiliki nilai-nilai yang sama, kita memiliki kepentingan yang sama. Kita berdua, mungkin, adalah negara Muslim terbesar di dunia. Namun, Islam kita adalah Islam moderat, yang mempromosikan inklusivitas, toleransi,” ujar Prabowo.
Sejumlah pemimpin dunia sebelumnya juga pernah menerima Nishan-e-Pakistan, antara lain Raja Jordania Abdullah II bin Hussein, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, dan Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah.
Pemerintah Pakistan menyatakan pemberian penghargaan kepada Presiden Prabowo merefleksikan penghormatan atas sejarah panjang hubungan kedua negara sejak era Presiden Soekarno serta dorongan memperluas kerja sama di bidang pertahanan, ekonomi, teknologi, pangan, dan isu-isu dunia Muslim.

0Komentar