![]() |
| Pemulihan listrik di Sumatera Barat mencapai 100 persen pascabencana banjir dan longsor, sementara progres perbaikan di Sumatera Utara sudah tembus 98,61 persen. | PLN |
PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Sumatera Barat telah pulih sepenuhnya setelah banjir dan longsor melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025. Wilayah terakhir yang kembali menyala adalah Kabupaten Agam pada Jumat (5/12/2025) pukul 17.53 WIB.
Sementara itu, tingkat pemulihan listrik di Sumatera Utara mencapai 98,61 persen hingga 5 Desember 2025, seiring percepatan penormalan infrastruktur di berbagai titik terdampak.
Pemulihan dilakukan setelah banjir bandang dan longsor merusak jaringan distribusi di sejumlah kabupaten dan kota. Di Sibolga dan Tapanuli Tengah, tiang listrik roboh akibat cuaca ekstrem dan longsor susulan sehingga memutus aliran listrik ke puluhan ribu pelanggan.
Kondisi medan yang sempit dan rawan runtuh membuat alat berat tidak bisa dioperasikan, sehingga material harus diangkut secara manual menuju lokasi.
Di Sumatera Barat, gangguan terjadi pada jaringan tegangan menengah dan rendah di wilayah Agam, Pasaman Barat, Padang Pariaman, hingga Solok. PLN melakukan pemasangan ulang 619 tiang jaringan serta menarik 30,95 kilometer sirkuit kabel pengganti untuk memulihkan aliran listrik.
Di Sumatera Utara, pemulihan jaringan difokuskan pada perbaikan jalur transmisi 150 kiloVolt Tarutung–Sibolga yang roboh serta percepatan pengoperasian kembali PLTA Sipansihaporas Unit 2 yang memiliki kapasitas 4,5 megawatt sejak 2 Desember.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Barat, Ajrun Karim, menjelaskan bahwa petugas harus menembus jalur terjal bersama TNI, Polri, dan warga untuk membawa peralatan.
“Akses ke lokasi sangat berat sehingga banyak pekerjaan dilakukan secara manual,” ujarnya dalam laporan lapangan.
Di Sibolga dan Tapanuli Tengah, PLN mengganti 900 tiang yang rusak. Perusahaan menyebut lebih dari 92.000 pelanggan kembali menikmati listrik pada Jumat (5/12), seiring berfungsinya kembali jaringan transmisi dan pembangkit terkait.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa pemulihan kelistrikan berjalan sesuai target meski dihadapkan pada tantangan cuaca dan medan.
“Alhamdulillah, saat ini pasokan listrik Sumatera Barat telah pulih 100 persen. Semoga ini memudahkan masyarakat dan layanan publik kembali optimal,” kata Darmawan dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan, keberhasilan pemulihan tidak lepas dari kolaborasi multipihak. “Kami menyaksikan semangat gotong royong yang luar biasa. Pemerintah daerah, TNI, Polri, masyarakat, dan tim PLN bergerak sebagai satu tubuh,” ujarnya.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengapresiasi kinerja petugas PLN yang bekerja tanpa henti di tengah risiko longsor tinggi. Di sisi lain, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut pemulihan listrik menjadi prioritas agar wilayah terdampak dapat kembali beraktivitas normal.

0Komentar