![]() |
| OpenAI merilis GPT Image 1.5 dengan peningkatan kecepatan dan pengeditan presisi. | UNSPLASH/ EMMILIANO VITTORIOSI |
OpenAI meluncurkan model pembuatan gambar terbaru, GPT Image 1.5, pada Selasa (16/12). Model ini menghadirkan peningkatan signifikan dalam kecepatan, ketepatan mengikuti instruksi, serta kemampuan penyuntingan visual. Peluncuran dilakukan secara global melalui ChatGPT dan API, di tengah persaingan ketat dengan Google yang agresif memperluas produk AI visualnya.
Model baru ini diklaim mampu menghasilkan gambar hingga empat kali lebih cepat dibanding versi sebelumnya. Selain itu, OpenAI menyematkan fitur pengeditan presisi yang memungkinkan perubahan detail tanpa mengganggu konsistensi visual, termasuk wajah, pencahayaan, dan komposisi.
Pembaruan juga mencakup peningkatan kemampuan merender teks di dalam gambar, yang selama ini menjadi tantangan utama generator gambar berbasis AI.
Peluncuran GPT Image 1.5 terjadi di saat OpenAI berada dalam tekanan kompetitif. CEO OpenAI Sam Altman sebelumnya menyebut situasi ini sebagai “kode merah” dalam memo internal, menyusul lonjakan popularitas Gemini 3 dan generator gambar Nano Banana Pro milik Google.
Produk Google tersebut membantu mendorong Gemini mencapai sekitar 650 juta pengguna bulanan hingga Oktober, menurut laporan media teknologi internasional.
Dalam pembaruan kali ini, ChatGPT Images juga mendapat perubahan antarmuka. OpenAI menambahkan tab sidebar khusus berisi filter preset dan prompt populer, sehingga proses pembuatan dan pengeditan gambar tidak lagi bergantung sepenuhnya pada percakapan teks. Pendekatan ini membuat pengalaman pengguna lebih menyerupai studio kreatif digital.
CEO Aplikasi OpenAI Fidji Simo menjelaskan bahwa desain awal ChatGPT tidak ditujukan untuk kerja visual.
“Bagi banyak orang, pengalaman pertama dengan ChatGPT adalah mengubah prompt teks menjadi gambar. Namun, antarmuka chat bukan ruang ideal untuk itu. Pembuatan dan modifikasi gambar adalah jenis tugas berbeda yang membutuhkan ruang visual tersendiri,” tulis Simo dalam unggahan blog resmi OpenAI.
Langkah ini menyusul rilis GPT-5.2 pada 13 Desember yang disebut-sebut dipercepat karena tekanan pasar. OpenAI awalnya merencanakan debut model gambar terbaru ini pada awal Januari, tetapi jadwal dimajukan seiring meningkatnya persaingan, terutama dari Google dan ekosistem kreatif seperti Adobe Firefly yang telah mengintegrasikan teknologi Nano Banana Pro.
Di sisi lain, OpenAI juga memperluas strategi bisnisnya. Pekan lalu, perusahaan mengumumkan kemitraan senilai sekitar 1 miliar dolar AS dengan The Walt Disney Company. Melalui kerja sama ini, pengguna nantinya dapat menghasilkan gambar dan video yang menampilkan lebih dari 200 karakter dari Disney, Marvel, Pixar, dan Star Wars mulai awal 2026.
Saat ini, ChatGPT tercatat memiliki sekitar 800 juta pengguna aktif mingguan, lebih besar dibandingkan basis pengguna Gemini yang dilaporkan mencapai 650 juta pengguna bulanan. Meski begitu, dominasi Google dalam sejumlah tolok ukur publik seperti LMArena dan pesatnya adopsi produk visualnya membuat OpenAI mempercepat siklus peluncuran fitur.
Dengan GPT Image 1.5, OpenAI menargetkan peningkatan kualitas visual untuk kebutuhan kreatif individu maupun enterprise, sekaligus mempertahankan daya saing di tengah persaingan yang kian ketat di pasar generasi gambar berbasis AI.

0Komentar