momen penyaluran bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir dan longsor di Sumatra. | Dompet Dhuafa


Pemerintah Provinsi Riau melepas 11 truk berisi 75 ton bantuan kemanusiaan Dompet Dhuafa untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Selasa (23/12/2025). Bantuan senilai sekitar Rp10 miliar itu diberangkatkan dari Riau menuju sejumlah wilayah terdampak berat, terutama Aceh Tamiang dan Kota Langsa.

Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi 15 cabang Dompet Dhuafa di berbagai daerah di Indonesia, dengan dukungan jaringan kemanusiaan dari Jepang dan Hongkong. Seluruh logistik akan diterima di dua pos respons Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa di Langsa dan Bireuen sebelum didistribusikan ke kabupaten dan kota terdampak lainnya.

Wakil Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Herdiansah, mengatakan penyaluran difokuskan ke wilayah dengan dampak paling parah. Ia menyebut bencana banjir bandang dan longsor di Aceh telah berlangsung hampir satu bulan. 

“Sudah 28 hari banjir dan longsor, banyak korban berjatuhan yang masih harus dicari, ditemukan, dan dievakuasi sekuat-kuatnya,” ujarnya saat pelepasan bantuan.

Logistik yang dikirim mencakup kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat, antara lain beras, toren air, rendang siap santap, air mineral, woman kit, hygiene kit, children kit, selimut, matras, muslim kit, kurma, madu, serta peralatan evakuasi. Bantuan tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan dasar pengungsi sekaligus operasional tim lapangan.

Langkah pengiriman ini merupakan respons lanjutan atas bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra sejak akhir November 2025. Di Aceh, genangan air dan kerusakan infrastruktur masih terjadi di beberapa lokasi, sementara proses pencarian dan evakuasi korban belum sepenuhnya rampung.

Dompet Dhuafa sebelumnya juga mencatat telah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada 101.095 penerima manfaat di tiga provinsi hingga 21 Desember 2025. Pada 5 Desember 2025, organisasi ini mengirimkan 60 ton bantuan melalui tiga kontainer dari Jakarta, sebagaimana dilaporkan Antara dan Republika.

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia menilai bantuan ini mencerminkan solidaritas lintas daerah dan negara. 

“Ini bentuk kepedulian kita kepada saudara-saudara kita di Aceh. Kami mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa, bantuannya luar biasa, tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga dari luar,” katanya.

Herdiansah menambahkan, Dompet Dhuafa masih membuka penggalangan dana untuk fase respons berikutnya. Menurut dia, donasi yang terkumpul setiap pekan berada di kisaran Rp1–2 miliar, dengan rencana penyaluran tambahan sekitar Rp10 miliar dalam satu bulan ke depan.

Bencana banjir bandang dan longsor di Sumatra tercatat telah menewaskan 1.106 orang hingga 22 Desember 2025. Sebanyak 175 orang masih dinyatakan hilang dan lebih dari 502.000 warga mengungsi. Aceh menjadi provinsi dengan jumlah korban meninggal tertinggi, yakni 477 orang, disusul Sumatra Utara dan Sumatra Barat.