Presiden Prabowo Subianto melantik Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Dalam pidato perdananya, akademisi asal IPB University itu menegaskan komitmennya menggandeng Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sebagai mitra strategis untuk memperkuat pendanaan riset dan meningkatkan jumlah peneliti di Indonesia.
Arif menggantikan Laksana Tri Handoko yang sebelumnya menjabat Kepala BRIN. Ia menilai rendahnya anggaran riset nasional menjadi tantangan utama, dengan porsi hanya sekitar 0,2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
“Saya kira dana memang salah satu faktor penting yang harus terus diperjuangkan,” ujar Arif usai pelantikan. Ia menambahkan, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Danantara, akan menjadi langkah konkret untuk mengatasi keterbatasan tersebut.
Salah satu fokus utama Arif adalah meningkatkan jumlah peneliti di Indonesia. Berdasarkan data terakhir, Indonesia hanya memiliki sekitar 216 peneliti per satu juta penduduk pada 2018, jauh tertinggal dibanding Korea Selatan dengan 7.980 dan Jepang dengan 5.331 peneliti.
“Jumlah peneliti harus kami tingkatkan karena perbandingannya masih kecil dibandingkan negara lain seperti Thailand dan Korea,” jelasnya.
Untuk mendukung target tersebut, BRIN akan memperkuat kemitraan dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) serta mengoptimalkan manajemen talenta nasional guna merekrut peneliti berkualitas.
Arif juga menegaskan BRIN akan mengawal program prioritas Presiden Prabowo, terutama di bidang pangan, energi, dan air. Ia menilai peningkatan riset dan inovasi memiliki korelasi langsung dengan pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kalau semakin tinggi Global Innovation Index, itu hampir pasti GDP per kapita juga akan tinggi. Karena itu kita harus menggenjot bidang R&D,” tuturnya.
Sebagai langkah awal, BRIN akan mempercepat pengembangan Science Techno Park di berbagai daerah untuk memperkuat jembatan antara dunia riset dan industri.
Dalam pelantikan yang sama, Presiden Prabowo juga menunjuk Amarulla Octavian sebagai Wakil Kepala BRIN melalui Keputusan Presiden Nomor 123/P Tahun 2025.

0Komentar