![]() |
| Timor-Leste resmi menyerahkan dokumen aksesi Piagam ASEAN di Kuala Lumpur, menandai akhir perjalanan 14 tahun menuju keanggotaan penuh. (Malay Mail) |
Timor-Leste akhirnya resmi bergabung sebagai anggota penuh ASEAN setelah secara resmi menyerahkan Instrumen Aksesi terhadap Piagam ASEAN dan Treaty on the Southeast Asia Nuclear Weapon-Free Zone (SEANWFZ) pada Sabtu (25/10). Langkah bersejarah ini menjadi penutup dari perjalanan 14 tahun negara itu untuk menjadi bagian dari blok kawasan Asia Tenggara.
Upacara penyerahan dokumen berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, sehari sebelum pembukaan resmi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN.
Penandatanganan deklarasi keanggotaan penuh dijadwalkan dilakukan pada Minggu (26/10) di Kuala Lumpur Convention Centre, disaksikan para pemimpin negara anggota ASEAN dan sejumlah kepala negara mitra.
Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan, yang juga menjabat sebagai Ketua ASEAN 2025, menyambut hangat langkah Timor-Leste.
“Hari ini, kami merayakan Anda, sebuah negara yang dibangun dengan keberanian, ketekunan, dan harapan yang tak tergoyahkan, saat Anda bergabung dengan keluarga yang telah lama menanti inklusi penuh Anda. Selamat datang di Keluarga ASEAN,” ujar Hasan dalam sambutannya pada upacara tersebut, Sabtu sore.
Proses keanggotaan Timor-Leste di ASEAN bukan hal yang instan. Negara yang merdeka dari Indonesia pada 2002 itu pertama kali mengajukan permohonan resmi bergabung pada tahun 2011. Namun, baru pada November 2022, ASEAN memberikan status pengamat kepada Dili setelah para pemimpin sepakat secara prinsip menerima permohonan keanggotaan.
Sejak itu, Timor-Leste aktif mengikuti berbagai pertemuan ASEAN di tingkat menteri dan pejabat tinggi, sambil melakukan penyesuaian kapasitas administrasi dan diplomasi agar sejalan dengan standar ASEAN. Dukungan dari negara-negara anggota, termasuk Indonesia, menjadi faktor penting yang mendorong percepatan proses aksesi.
Menteri Luar Negeri Timor-Leste, Bendito dos Santos Freitas, menyebut momen ini sebagai buah dari perjuangan panjang rakyatnya.
“Ini kemenangan bagi rakyat kami. Ini setelah 50 tahun perjuangan untuk kebebasan kami. Dan ini bukan hadiah, tapi hasil dari perjalanan panjang untuk menaklukkan,” kata Bendito usai acara penyerahan dokumen, dikutip dari siaran resmi Kementerian Luar Negeri Malaysia.
Dengan bergabungnya Timor-Leste, ASEAN kini beranggotakan 11 negara, menandai pertama kalinya seluruh negara berdaulat di Asia Tenggara tergabung dalam satu komunitas regional. Keikutsertaan Dili juga memperkuat posisi ASEAN sebagai kawasan yang inklusif dan solid secara politik.
Selain itu, penandatanganan Treaty of the Southeast Asia Nuclear Weapon-Free Zone (SEANWFZ) oleh Timor-Leste memberi bobot tambahan bagi upaya ASEAN menjaga kawasan bebas dari senjata nuklir. Menteri Hasan menilai, kehadiran anggota baru ini bukan sekadar menambah jumlah negara, tapi mempertegas komitmen bersama untuk keamanan dan stabilitas.
“Timor-Leste membawa semangat baru. Kehadiran mereka memperkuat tekad kita membangun komunitas ASEAN yang inklusif, tangguh, dan siap menghadapi masa depan dalam satu kawasan yang damai,” ujarnya.
Dalam konteks geopolitik global yang semakin kompleks, ASEAN berupaya mempertahankan peran sebagai kawasan netral dan stabil. Hasan menyebut ASEAN kini menjadi “mercusuar netralitas” dan “pelabuhan aman” di tengah meningkatnya ketegangan global.
Secara ekonomi, blok ini juga terus memperkuat kerja sama regional lewat inisiatif seperti Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA). Kerja sama dengan mitra eksternal seperti India, Australia, Uni Eropa, dan Gulf Cooperation Council (GCC) juga terus diperluas.
Dengan penandatanganan resmi pada Minggu, Timor-Leste akan secara penuh mengambil bagian dalam seluruh mekanisme ASEAN—mulai dari Komunitas Politik dan Keamanan, Ekonomi, hingga Sosial Budaya.
Langkah ini menandai babak baru bagi Timor-Leste sekaligus tonggak penting dalam sejarah ASEAN, lebih dari dua dekade sejak Kamboja menjadi anggota terakhir pada 1999.

0Komentar