![]() |
| Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Arief Prasetyo Adi dari jabatan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan menunjuk Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai pengganti. |
Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Arief Prasetyo Adi dari jabatan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan menunjuk Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai penggantinya. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/P Tahun 2025 yang ditandatangani pada Kamis, 9 Oktober 2025, di Jakarta.
Pergantian pimpinan lembaga strategis tersebut dilakukan “dalam rangka peningkatan efektivitas pelaksanaan tugas pemerintahan di bidang pangan,” sebagaimana tercantum dalam salinan dokumen Keppres yang beredar di kalangan pejabat pemerintah.
Arief Prasetyo Adi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bapanas sejak dibentuknya lembaga itu pada 2022 di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Selama menjabat, Arief dikenal sebagai figur teknokrat yang fokus pada stabilisasi harga pangan, termasuk program Gerakan Pangan Murah dan penguatan cadangan beras pemerintah.
Namun, menjelang akhir 2025, pemerintah dinilai perlu memperkuat koordinasi antara Kementerian Pertanian dan Bapanas.
Menurut sejumlah pejabat, rangkap jabatan Amran sebagai Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas diharapkan dapat mempercepat pengambilan keputusan dalam kebijakan pangan nasional.
“Langkah ini diambil untuk menyatukan arah kebijakan antara produksi dan distribusi pangan,” ujar salah satu sumber di lingkungan Istana yang enggan disebutkan namanya.
Andi Amran Sulaiman, kelahiran Bone, Sulawesi Selatan, 27 April 1968, bukan wajah baru di kabinet. Ia pernah menjabat Menteri Pertanian pada era Presiden Joko Widodo periode 2014–2019, kemudian kembali menduduki posisi yang sama pada Oktober 2023, dan kini kembali dipercaya di kabinet Prabowo Subianto.
Amran merupakan lulusan Universitas Hasanuddin dengan gelar sarjana, magister, dan doktor ilmu pertanian. Sebelum terjun ke pemerintahan, ia mendirikan Tiran Group, perusahaan agribisnis dan energi yang berbasis di Makassar.
Dalam pernyataannya setelah pengangkatan, Amran menyatakan siap menjalankan mandat baru dengan fokus mempercepat kemandirian pangan.
“Insya Allah dua bulan ke depan kita bisa swasembada beras, lebih cepat dari target empat tahun,” kata Amran di Jakarta, Jumat (10/10).
Sekretaris Bapanas, Sarwo Edhy, membenarkan adanya pergantian tersebut dan menyebut surat Keppres resmi diterima lembaganya pada Jumat sore. “Keputusan itu berlaku efektif sejak 9 Oktober 2025,” ujar Sarwo.
Ia menambahkan, seluruh jajaran Bapanas siap mendukung langkah baru pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Kami menghormati keputusan Presiden dan siap melaksanakan arahan pimpinan baru,” katanya.
Pergantian ini menandai perubahan signifikan dalam struktur lembaga pangan nasional di bawah pemerintahan baru.
Pemerhati kebijakan publik menilai keputusan tersebut akan menguji efektivitas model koordinasi lintas kementerian di sektor pangan, terutama dalam menjaga stabilitas harga menjelang akhir tahun.

0Komentar