![]() |
| Meta meluncurkan fitur penerjemahan pesan real-time untuk WhatsApp, memungkinkan komunikasi global tanpa hambatan bahasa dan menjaga privasi pengguna. (Whatapp.com) |
Meta baru-baru ini meluncurkan fitur penerjemahan pesan secara waktu nyata untuk WhatsApp, yang memungkinkan lebih dari 3 miliar penggunanya di seluruh dunia berkomunikasi tanpa hambatan bahasa. Fitur ini mulai tersedia pada hari Selasa dan diharapkan akan mempermudah percakapan antar pengguna dengan berbagai bahasa.
Fitur penerjemahan ini memungkinkan pengguna untuk menekan lama pesan apa pun dalam percakapan dan memilih opsi “Terjemahkan” untuk mengubah teks ke bahasa yang diinginkan.
Fitur ini dapat digunakan di percakapan pribadi, grup, dan pembaruan saluran. Salah satu keunggulan dari fitur ini adalah pengguna tidak perlu meninggalkan aplikasi WhatsApp atau menyalin teks ke layanan penerjemahan eksternal.
"Terjemahan pesan dirancang untuk melindungi privasi percakapan Anda. Itu sebabnya, proses terjemahan terjadi langsung di perangkat Anda, di mana WhatsApp tidak dapat melihatnya," ujar Meta dalam sebuah posting blog resmi.
Fitur penerjemahan ini menggunakan teknologi pemrosesan di perangkat yang menjamin enkripsi end-to-end WhatsApp tetap terjaga. Hal ini memastikan bahwa pesan yang diterjemahkan tidak akan dapat diakses oleh pihak ketiga atau bahkan Meta sendiri.
Pengguna hanya perlu mengunduh paket bahasa ke perangkat mereka untuk dapat menggunakan fitur ini, yang juga memungkinkan terjemahan offline dan pemrosesan yang lebih cepat di masa mendatang.
Namun, ada perbedaan signifikan dalam implementasi fitur ini di antara pengguna Android dan iPhone. Pengguna Android awalnya mendapatkan akses ke enam bahasa, yaitu Inggris, Spanyol, Hindi, Portugis, Rusia, dan Arab.
Menariknya, mereka juga mendapatkan keuntungan dengan kemampuan terjemahan otomatis untuk seluruh percakapan. Artinya, semua pesan di masa mendatang dalam sebuah percakapan akan diterjemahkan secara otomatis tanpa perlu intervensi manual.
Di sisi lain, pengguna iPhone dapat mengakses lebih dari 19 bahasa sejak peluncuran, termasuk bahasa Arab, Belanda, Inggris, Prancis, Jerman, Hindi, Indonesia, Italia, Jepang, Korea, Mandarin, Polandia, Portugis, Rusia, Spanyol, Thailand, Turki, Ukraina, dan Vietnam.
Perbedaan ini disebabkan oleh integrasi WhatsApp dengan infrastruktur terjemahan milik Apple yang telah ada, berbeda dengan solusi Android yang dikembangkan secara terpisah.
Peluncuran fitur penerjemahan WhatsApp ini menambah ketatnya persaingan di dunia penerjemahan pesan digital. Sebelumnya, Apple telah meluncurkan Live Translation di iOS 26 untuk aplikasi Messages, FaceTime, dan Phone, dengan dukungan AirPods Pro.
Sementara itu, Google Messages telah menawarkan kemampuan terjemahan melalui integrasi dengan Google Translate, meski memerlukan pengguna untuk beralih antar aplikasi.
Langkah WhatsApp ini diambil beberapa bulan setelah Apple memperkenalkan live translation pada aplikasi pesan mereka, yang menunjukkan bahwa persaingan di antara raksasa teknologi untuk menghilangkan hambatan bahasa dalam komunikasi digital semakin sengit.
Fitur penerjemahan ini diharapkan akan memberikan dampak signifikan pada komunikasi lintas negara dan budaya. WhatsApp, yang telah digunakan di lebih dari 180 negara, kini dapat melayani pengguna yang mungkin sebelumnya kesulitan berkomunikasi karena kendala bahasa.
Dengan dukungan untuk lebih banyak bahasa yang akan ditambahkan di masa mendatang, serta ekspansi bertahap ke lebih banyak perangkat, WhatsApp berpotensi mengubah cara orang berkomunikasi di dunia digital.

0Komentar