Tugu Yogyakarta, juga dikenal sebagai Tugu Pal Putih, sebuah markah tanah dan monumen ikonik di pusat Kota Yogyakarta. | CEphoto, Uwe Aranas/Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Yogyakarta mencuat sebagai destinasi liburan paling ramai selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), menggeser posisi Bali dalam pencarian dan pergerakan wisata domestik. Lonjakan kunjungan ke Daerah Istimewa Yogyakarta terjadi di tengah peningkatan signifikan mobilitas wisata nasional selama libur akhir tahun.

Kementerian Pariwisata memproyeksikan sekitar 1,45 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia selama periode Nataru, sementara pergerakan wisatawan nusantara diperkirakan mencapai 128 juta orang. Proyeksi tersebut disampaikan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat meninjau arus penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa, 23 Desember 2025.

Di tingkat daerah, Yogyakarta menjadi salah satu tujuan paling padat. Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memperkirakan sekitar 7 juta wisatawan akan memasuki wilayah tersebut sepanjang Nataru. 

Kepadatan mulai terasa sejak Rabu, 24 Desember 2025, terutama di kawasan Malioboro yang dipenuhi pejalan kaki dan arus kendaraan padat merayap, sebagaimana dilaporkan sejumlah media nasional.

Data Polda DIY mencatat hingga hari keempat Operasi Nataru, sebanyak 371.241 kendaraan masuk ke wilayah Yogyakarta. Tempel menjadi salah satu titik dengan volume kendaraan tertinggi. 

Lonjakan arus ini turut mengerek posisi Yogyakarta sebagai destinasi domestik paling banyak dicari, dengan peningkatan minat sekitar 29% dibanding periode libur akhir tahun sebelumnya.

Peningkatan mobilitas juga tercermin di simpul transportasi. Stasiun Cikarang tercatat sebagai stasiun integrasi tersibuk selama masa angkutan Nataru. KAI Commuter mencatat total pergerakan penumpang mencapai 347.058 orang pada periode 18–23 Desember 2025. 

Dari jumlah tersebut, 256.427 penumpang menggunakan KRL Commuter Line Jabodetabek, 75.599 penumpang Commuter Line Walahar/Jatiluhur, dan 15.032 penumpang kereta api jarak jauh.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyatakan tingginya mobilitas di Stasiun Cikarang berkaitan dengan fungsinya sebagai simpul integrasi antarmoda serta jalur perjalanan masyarakat menuju berbagai daerah tujuan liburan.

Selain Yogyakarta, Pemerintah Provinsi Banten juga menargetkan kenaikan kunjungan wisatawan selama libur Nataru 2025/2026. Target ditetapkan sebanyak 350 ribu wisatawan, meningkat dari realisasi sekitar 250 ribu wisatawan pada periode yang sama tahun lalu. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eli Susiyanti menyebut objek wisata pantai seperti Anyer dan Carita masih menjadi magnet utama kunjungan.

Untuk mendukung kelancaran pergerakan wisatawan, pemerintah pusat dan daerah menyiapkan sejumlah stimulus transportasi. Kebijakan tersebut meliputi diskon tarif tol sebesar 10–20%, potongan harga tiket kereta api hingga 30%, serta diskon tiket pesawat kelas ekonomi sekitar 13–15% pada periode tertentu, sebagaimana disampaikan dalam keterangan resmi pemerintah.