PT Telkom Indonesia memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mempercepat adopsi kecerdasan buatan (AI) dan mencetak puluhan ribu talenta digital unggul.
Langkah ini menjadi bagian dari inisiatif AI Center of Excellence yang dirancang untuk memperkuat ekosistem AI nasional dari sisi pendidikan, riset, hingga penerapan industri.
Program ini resmi diperkenalkan lewat gelaran Seminar AI Connect bertema “Artificial Intelligence di Ekosistem Perguruan Tinggi: Membangun Sinergi Kampus dan Industri Menuju Keunggulan Kompetitif Digital” yang berlangsung di Graha Merah Putih, Bandung, pada 20 Oktober 2025.
Acara tersebut dihadiri lebih dari 400 peserta dari berbagai universitas di wilayah Banten, Depok, Bogor, Bandung, Sukabumi, Cirebon, hingga Tasikmalaya.
Tiga hari berselang, tepatnya 23 Oktober 2025, Telkom kembali mengumumkan langkah strategis dengan menggandeng Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui program “Digistar Connect: Building 113.000 Next Generation AI Talents for Indonesia’s Future.”
Program ini menargetkan lahirnya lebih dari 113 ribu talenta AI yang tak hanya piawai memakai teknologi, tapi juga mampu mengembangkannya secara mandiri guna mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produk asing.
“Sebagai negara besar, Indonesia sangat membutuhkan banyak talenta digital yang mengerti teknologi AI agar tidak hanya menjadi pasar teknologi, tetapi juga negara yang mampu mengembangkan teknologi AI sendiri,” ujar Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, dikutip dari laman resmi perusahaan, Senin (27/10/2025).
Telkom menegaskan, AI Center of Excellence berdiri di atas empat pilar utama.
Pertama, AI Campus, yang membuka kolaborasi dengan kampus untuk memperkuat kurikulum digital dan menciptakan ruang belajar berbasis AI.
Kedua, AI Playground, yaitu laboratorium eksplorasi bagi mahasiswa dan peneliti untuk menguji model AI secara aman dan aplikatif.
Pilar ketiga, AI Connect, menjadi wadah berbagi praktik terbaik antara dunia industri dan akademik untuk mempercepat lahirnya inovasi berbasis AI di Indonesia. Terakhir, AI Hub, yang berfokus pada penerapan solusi nyata di industri.
Hingga kini, Telkom mencatat lebih dari 50 proof of concept telah dikembangkan untuk menjawab berbagai tantangan di sektor bisnis dan publik.
“Program ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran AI Center of Excellence di Bali dan bentuk sinergi nyata antara Telkom dengan dunia pendidikan,” kata EVP Telkom Regional 2, Edie Kurniawan, dalam keterangan tertulisnya. “Lewat kolaborasi ini, kami berharap bisa melahirkan 113.000 talenta AI berkualitas yang siap bersaing di kancah global.”
Program AI Center of Excellence menjadi langkah lanjutan dari inisiatif digital Telkom untuk memperkuat fondasi ekonomi berbasis teknologi di Indonesia.
Melalui pendekatan kolaboratif dengan universitas, Telkom berupaya mempercepat transformasi digital nasional dengan menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi disrupsi teknologi.
Sejumlah sumber seperti Warta Ekonomi, Republika, CNN Indonesia, dan Tempo.co mencatat bahwa Telkom telah menggandeng banyak kampus di berbagai daerah untuk mengembangkan AI Campus dan memperluas laboratorium riset bersama.
Kehadiran program ini sekaligus mempertegas posisi Telkom sebagai pemain utama dalam transformasi digital nasional. Dengan mendorong adopsi AI di lingkungan akademik, Telkom berharap ekosistem digital Indonesia dapat tumbuh lebih mandiri dan kompetitif, tidak hanya menjadi pengguna teknologi luar, tapi juga ikut menciptakan dan mengembangkannya.

0Komentar