![]() |
| Suasana sibuk di dalam Kota Kasablanka, sebuah pusat perbelanjaan populer di Jakarta Selatan. |
Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia kembali melemah pada Juni 2026, memperpanjang tren penurunan yang telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.
Survei Konsumen Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) turun menjadi 117,8 pada Juni dari 120,9 pada Mei, atau berkurang 3,1 poin. Angka tersebut menjadi level terendah sejak September 2025, meski masih berada di atas ambang optimistis 100 poin.
Pelemahan terjadi pada dua komponen utama pembentuk indeks. Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini turun menjadi 109,2 dari 112,2 pada Mei, sedangkan Indeks Ekspektasi Konsumen yang mengukur pandangan masyarakat terhadap kondisi ekonomi enam bulan mendatang ikut merosot menjadi 126,4 dari 129,7.
Meski keduanya masih berada di zona optimistis, penurunan pada kedua subindeks itu mencerminkan berkurangnya keyakinan rumah tangga terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun prospeknya dalam waktu dekat.
Data Bank Indonesia menunjukkan pelemahan keyakinan konsumen telah berlangsung hampir sepanjang 2026. IKK tercatat berada di level 125,2 pada Februari, kemudian turun menjadi 122,9 pada Maret, sempat naik tipis ke 123,0 pada April, sebelum kembali melemah ke 120,9 pada Mei dan turun lebih dalam menjadi 117,8 pada Juni.
Pelemahan Keyakinan Konsumen Indonesia 2026
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), Februari-Juni 2026
i
Klik atau arahkan kursor ke titik grafik untuk melihat detail
Sumber: Survei Konsumen Bank Indonesia
Penurunan pada Juni juga menjadi koreksi bulanan terbesar sepanjang tahun ini.
Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan hasil Survei Konsumen Juni 2026 masih mencerminkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi.
"Survei Konsumen Juni 2026 mengindikasikan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga," ujar Ramdan.
Ia menambahkan, indeks tersebut masih berada "pada level optimis" karena bertahan di atas batas 100 poin yang menjadi pemisah antara zona optimistis dan pesimistis.

0Komentar